Sunday 13 December 2020

LONG TERM ATHLETE DEVELOPMENT - ppt download



Menurut Balyi (2013:12) LTAD adalah model inklusif yang mendorong anak untuk terlibat dalam aktivitas fisik seumur hidup dengan menghubungkan dan mengintegrasikan program pendidikan fisik sekolah dengan program klub olahraga elit dan program olahraga rekreasi di masyarakat. Melalui pendekatan holistiknya, LTAD mempertimbangkan perkembangan fisiologis, psikologis, dan sosial sehingga setiap atlet berkembang sebagai pribadi yang utuh.

Menurut Granacher et al., (2016:2) LTAD adalah jalur terstruktur untuk mengoptimalkan perkembangan dari anak-anak berbakat menjadi atlet elit yang terdiri dari tujuh tahapan berurutan, yaitu: 

  1. Active Start, 
  2. FUNdamentals, 
  3. Learn to Train, 
  4. Train to Train, 
  5. Train to Compete, 
  6. Train to Win, 
  7. Active for Life) and considers individual maturational level rather than chronological age

Gambar The Indigenous Long-Term Participant Development Pathway Sumber: (Sport For Life, 2019:13)  


LONG TERM ATHLETE DEVELOPMENT - ppt download

PPPPP Talented young athletes need to be helped to reach the elite level A systematic approach to talent identification and development, led by governing bodies on a sport by sport basis. A single framework that avoids young people over-competing or specialising in single sports too early Co-ordination is key particularly between clubs and schools, to achieve this

Reference:


Balyi, I., Way, R., & Higgs, C. (2013). Long-Term Athlete Development. https://doi.org/10.1249/jsr.0b013e3181fe3c44

Granacher, U., Lesinski, M., Büsch, D., Muehlbauer, T., Prieske, O., Puta, C., … Behm, D. G. (2016). Effects of resistance training in youth athletes on muscular fitness and athletic performance: A conceptual model for long-term athlete development. Frontiers in Physiology, 7(MAY). https://doi.org/10.3389/fphys.2016.00164

Sport For Life. (2019). Indigenous Long-Term Participant Development Pathway 1.2. Canada: Sport for Life Society.

Monday 2 November 2020

OPEN-LOOP AND CLOSED-LOOP CONTROL SYSTEMS

 SISTEM KONTROL TERBUKA & SISTEM KONTROL TERTUTUP

Dalam motor learning (pembelajaran gerak) kita mengenal adanya sistem kontrol open-loop dan sistem konrol closed-loop. Teori kontrol motorik biasanya menggabungkan dua sistem kontrol dasar manusia yaitu sistem kontrol terbuka dan tertutup yang melibatkan pusat kendali, instruksi gerakan, dan efektor (organ, jaringan, sel yg mampu mengadakan reaksi terhadap rangsangan). Menurut Goodgold-edwards & Cermak (1990:435) Perilaku keterampilan motorik membutuhkan keseimbangan yang halus antara sistem kontrol open-loop dan sistem konrol closed-loop. Jadi, Kedua sistem ini sangat penting untuk diketahui dalam pembelajaran gerak untuk membantu manusia ‘belajar gerak’ dalam mencapai penguasaan keterampilan dan efesiensi gerak. 

Pengertian Sistem Open-Loop dan Closed-Loop ?

Sistem Kontrol Open-Loop 

Menurut Magill & Anderson (2017:93) sistem kontrol open-loop merupakan sistem kendali di mana semua informasi yang diperlukan untuk memulai dan melaksanakan tindakan seperti yang direncanakan terdapat dalam instruksi awal kepada efektor. Sedangkan, Menurut  Hatzel & Albrecht (2014:47)  sistem kontrol open-loop adalah sistem tempat aktivitas dimulai, tetapi tidak ada yang bisa dilakukan untuk memeriksa atau mengubah hasilnya.

Sistem Kontrol Closed-Loop 

Menurut Magill & Anderson (2017:93) sistem konrol closed-loop merupakan sistem kontrol di mana, selama tindakan, umpan balik dibandingkan dengan standar atau referensi untuk memungkinkan tindakan dilakukan sesuai rencana. Sedangkan, Menurut Hatzel & Albrecht (2014:47) sistem konrol closed-loop lebih seperti termostat (suatu perangkat yang dapat memutuskan dan menyambungkan arus listrik pada saat mendeteksi perubahan suhu di lingkungan sekitarnya sesuai dengan pengaturan suhu yang ditentukan), di mana umpan balik sensorik membantu memandu respons otak.

Perbedaan antara Sistem Kontrol Open-Loop dan Closed-Loop

Sistem kontrol open-loop dan close-loop berkaitan dengan instruksi gerakan yang dikeluarkan oleh pusat kendali (otot-otot tungkai, tubuh, dan / atau kepala). Menurut Goodgold-edwards & Cermak (1990:434) Sistem kontrol close-loop, atau model arus masuk, menekankan peran umpan balik dan perhatian, sedangkan sistem kontrol open-loop, atau model aliran keluar, melibatkan program motorik atau urutan tindakan yang direncanakan sebelumnya yang dapat dieksekusi tanpa umpan balik (feeedback) dan yang memungkinkan kinerja tindakan tanpa perhatian sadar. Lebih lanjut menurut Bartlett (2005:150) Kontrol yang dilakukan dengan umpan balik (feeedbackdisebut sistem kontrol close-loop; jika tidak ada  umpan balik (feeedback), maka kontrolnya adalah sistem kontrol open-loop

Kemudian lebih lanjut lagi perbedaan kedua sistem ini menurut Magill & Anderson (2014:109) mengungkapkan bahwa dalam sistem open-loop, pusat kendali mengirimkan kepada efektor semua instruksi gerakan yang mereka butuhkan untuk melakukan suatu keterampilan dari awal hingga akhir. Sebaliknya, pusat kendali dalam sistem close-loop mengirimkan instruksi gerakan ke efektor yang memungkinkan mereka untuk memulai kinerja suatu keterampilan; umpan balik dari efektor dan sumber lain memberikan pusat kendali informasi yang diperlukan untuk memberikan instruksi kepada efektor untuk melanjutkan dan mengakhiri pergerakan. Lebih lanjut Menurut Bartlett (2005:151) gerakan terkoordinasi, seperti dalam kebanyakan sistem kendali tak bergerak yang efektif, merupakan produk dari kendali close-loop (suatu mekanisme servo). Bentuk kontrol ini dikaitkan dengan tingkat perilaku terintegrasi yang lebih tinggi daripada yang mungkin dilakukan dengan kontrol open-loop

Jadi sesuai pendapat para ahli di atas dapat kita perhatikan bersama dimana letak perbedaan dari kedua sistem kontrol motorik ini, yaitu bahwa perbedaan sistem loop-terbuka dan sistem loop-tertutup ada pada penggunaan umpan balik (feedback). Sistem open-loop tidak terdapat umpan balik (feedback), tetapi close-loop menggunakan atau terdapat umpan balik (feedback). Menurut Magill & Anderson (2017:93) Dalam pergerakan manusia, umpan balik adalah informasi aferen (saraf yang membawa sinyal dari sistem saraf pusat ke otot-otot dan kelenjar-kelanjar) yang dikirim oleh berbagai reseptor sensorik ke pusat kendali. Tujuan dari umpan balik (feedback) ini adalah untuk memperbarui pusat kendali tentang ketepatan gerakan saat sedang berlangsung. Menurut Magill & Anderson, (2017:93) ada beberapa sumber umpan balik sensorik, seperti sistem visual dan pendengaran.

 

Gambar ilustrasi sistem kontrol loop terbuka dan loop tertutup untuk kontrol gerakan (Diadopsi dari Magill & Anderson, 2017:92)

Gambaran umum sistem kontrol open-loop dan sistem konrol closed-loop adalah tentang berbagai cara sistem saraf pusat (otak dan sumsung tulang belakang) dan perifer (bagian dari sistem saraf yang di dalam sarafnya terdiri dari sel-sel yang membawa informasi ke -sel saraf sensorik- dan dari -sel saraf motorik- sistem saraf pusat (SSP), yang terletak di luar otak dan sumsum tulang belakang) memulai dan mengontrol tindakan. Kunci dari sistem kontrol open-loop dan sistem konrol closed-loop adalah Time (waktu) dan Feedback (umpan balik). Time (waktu berhubungan dengan fast (cepat) dan slow (lambat). Pada kontrol open-loopfast” dan Kontrol closed-loopslow”.  Kemudian untuk feedback (umpan balik), yaitu kontrol open-looponly after” dan Kontrol closed-loopduring”. 

Pada sistem open-loop (terbuka), saat melakukan gerakan contohnya dalam situasi pertandingan, seorang pemain basket melakukan lemparan (shoot) menuju keranjang basket, setelah bola basket lepas dari tangan pemain maka bola tersebut tidak dapat lagi dirubah atau dibatalkan untuk tidak mengarah ke keranjang basket. Bola basket itu terus bergerak melaju cepat kearah keranjang basket dan menghasilkan angka. Mengapa demikian ?? kemungkinan sebelum pemain basket itu melakukan Shoot dia merasa sudah cukup dengan informasi yang dia butuhkan untuk memasukkan bola kedalam keranjang dan membuat angka. Pemain itu tidak membutuhkan feedback (umpan balik) lagi walaupun pilihan-pilihan sebelum melempar itu ada ataukah pemain itu tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan dan mengendalikan gerakannya secara efektif sebelum dia melakukan shoot.

Pada sistem closed-loop (tertutup), saat melakukan gerakan contohnya pembalap Moto GP. Pembalap yang mengendarai motornya dan melaju diatas lintasan balap yang  sebagaimana kita ketahui bersama pembalap moto GP ini memiliki pergerakan yang sangat cepat di atas lintasan balap. Tetapi, Ketika pembalap Moto GP  tersebut melaju dengan cepat pada saat yang bersamaan mereka berkonsentrasi dan berusaha untuk menjaga motornya untuk tetap berada di jalur lintasan balap.  Dalam situasi tersebut, para pembalap Moto GP menggunakan umpan balik visual dan proprioseptif (indera yang bertanggung jawab atas kesadaran tubuh, memberikan informasi tentang posisi anggota tubuh, posisi seseorang di lingkungan serta besarnya kekuatan yang perlu dikeluarkan untuk melakukan gerakan) untuk mengontrol setir motornya untuk melakukan penyesuaian yang diperlukan agar motor mereka tidak keluar dari jalur lintasan balapan. Jadi, feedback (umpan balik) memberikan informasi kepada pembalap-pembalap tersebut, yang berfungsi untuk memungkinkan pusat kendali melakukan salah satu dari beberapa hal: membiarkan gerakan melanjutkan seperti yang diinstruksikan awalnya, memberikan instruksi tambahan untuk melanjutkan gerakan yang sedang berlangsung, atau memperbaiki kesalahan gerakan.

Demikianlah yang dapat saya rangkum tentang pembelajaran gerak pada materi sistem kontrol : sistem kontrol open-loop dan sistem konrol closed-loop. Semoga bermanfaat untuk semua dan khususnya untuk diri saya sendiri. Tetap terus semangat belajar. Terima kasih. Wassalam

Sumber:

  • Bartlett, R. (2005). Sports Biomechanics: Reducing Injury and Improving Performance. London and New York: Routledge Taylor & Francis Group.
  • Goodgold-edwards, S. A., & Cermak, S. A. (1990). Integrating Motor Control and Motor Learning Concepts With Neuropsychological Perspectives on Apraxia and Developmental Dyspraxia. The American Journal of Occupational Therapy. : Official Publication of the American Occupational Therapy Association., 431–439. https://doi.org/https://doi.org/10.5014/ajot.44.5.431
  • Hatzel, B., & Albrecht, R. (2014). Kinesiology for Dummies.
  • Magill & Anderson. (2014). Motor Learning and Control, Consepts and Applications.
  • Magill, R. A., & Anderson, D. I. (2017). Motor Learning and Control Concepts and Aplication.

Friday 2 October 2020

PROGRAM LATIHAN TAHUNAN SEPAK BOLA

PROGRAM LATIHAN TAHUNAN 
TIM SEPAK BOLA STKIP PARIS BARANTAI 
 KABUPATEN KOTABARU KALIMANTAN SELATAN 

  • PERENCANAAN PROGRAM LATIHAN MAKRO DALAM SATU TAHUN  UNTUK TIM SEPAK BOLA STKIP PARIS BARANTAI KABUPATEN KOTABARU  KALIMANTAN SELATAN
Latihan Makro
Bulan & Tahun
Minggu Ke-
Fisik
Teknik
Taktik
Mental
1
November 2020
1 s/d 4
70%
30%


2
Desember 2020
5 s/d 9
60%
40%


3
Januari 2021
10 s/d 14
60%
30%
10%

4
Februari 2021
15 s/d 18
50%
30%
20%

5
Maret 2021
23 s/d 22
50%
30%
20%

6
April 2021
23 s/d 27
40%
30%
30%

7
Mei 2021
32 s/d 35
20%
30%
20%
20%
8
Juni 2021
36 s/d 39
20%
30%
30%
20%
9
Juli 2021
40 s/d 44
0%
30%
30%
40%
10
Agustus 2021
45 s/d 48
30%
20%
30%
20%
11
September 2021
47 s/d 48
Kompetisi/Pertandingan
12
Oktober 2021 
49 s/d 52
100%
Masa Transisi
  • PERENCANAAN PROGRAM LATIHAN MIKRO DALAM SATU TAHUN  UNTUK TIM SEPAK BOLA STKIP PARIS BARANTAI KABUPATEN KOTABARU KALIMANTAN SELATAN
MAKRO 1 (Mikro: 1, 2, 3, 4) 
Tujuan
  1. Mendiagnosa kemampuan fisik
  2. Mengembangkan fisik secara umum
  3. Mengenal teknik dasar 

HARI
JENIS KEGIATAN
KET
SENIN
1.      Pengarahan
2.      Memberikan tes Secara Umum
-          Tekanan darah
-          Nadi Istirahat
-          HB
-          V02 max
3.      Penutup

SELASA
1.      Pengantar
2.      Memberikan pemanasan
3.      Memberikan tes kemampuan fisik
-          Kecepatan
-          Kekuatan
-          Daya tahan otot
-          Power/daya ledak
-          Agility
-          Fleksibility
4.      Penutup

RABU
1.      Pengantar
2.      Memberikan pemanasan
3.      Memberikan tes keterampilan dan tes kemampuan teknik
-          Dribling
-          Passing
-          Shooting
4.      Penutup dan Pengarahan

KAMIS
1.      Pengantar
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan inti:
-          Jogging 4 km
-          Lari cepat 6x40 cm
-          Games
-          Fleksibility
4.      Penutup / Penenangan


JUMAT
1.      Pengarahan
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti:
-          Lari Fartlek
-          Strength Training
-          Mascular Endurance
-          Flexibility
4. Penutup / Diskusi

SABTU
1.      Pengarahan
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Jogging
-          Medium Interval Training
-          Fleksibility
Penutup / Stretching

MINGGU
Tujuan : Pemulihan
- Rest aktif di tempat masing-masing


MAKRO 2 (Mikro : 5,6,7,8,9)
Tujuan
  1. Mengembangkan daya tahan tubuh
  2. Pengembangan teknik dasar

HARI
JENIS KEGIATAN
KET
SENIN
1.      Pengantar
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Latihan daya tahan
-          Speedy play
-          Jogging
-          Flexibility
4.      Penutup

SELASA
1.      Pengarahan
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Fartlek
-          Interval Training
-          Small set games
4.      Penutup/diskusi

RABU
1.      Pengarahan
2.      Memberikan Pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Latihan kekuatan
(push up, squat-jump, sit-up)
-          Muscular endurance
-          Dribbling dan shooting
4.      Penutup / penenangan

KAMIS
1.      Pengarahan
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Medium interval
-          Muscular Endurance
-          Flexsibility
-          Small set games
4.      Penutup / Diskusi

JUMAT
1.      Pengarahan
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-Jogging
-Shooting
-kontroling
-Passing
-Flexibility
4.      Penutup/Diskusi

SABTU
1.      Pengarahan
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Short interval
-          Muscular endurance
-          Menyusun pola
-          Flexibility
4.      Penutup / penenangan

MINGGU
Tujuan : Pemulihan
Rest aktif di tempat masing-masing.


MAKRO 3 (Mikro: 10, 11, 12, 13, 14)
Tujuan : Lanjutan
HARI
               JENIS KEGIATAN
KET
SENIN
1. Pengantar
2. Memberikan pemanasan 15 menit
3. Latihan Inti :
-  Small set games
-   Circuit weight Training
-   Flexibility
-    Shooting
4.  Penutup/Streching

SELASA
1.    Penganar
2.    Memberikan pemanasan 15 menit
3.    Latihan Inti :
-        Speed play
-        Medium Interval
-        Pola Penyerangan
-        Flexibility
4. Penutup / Diskusi

RABU
1.  Pengarahan
2.  Memberikan pemanasan 15 menit
3.  Latihan Inti :
-       Fartlek
-       Flexibility
-       Shooting, Passing, dribbling
-       Shooting, Passing, dribbling
4.  Penutup / Penenangan

KAMIS
1.    Pengarahan
2.    Memberikan pemanasan 15 menit
3.    Latihan Inti
-         Short Interval
-          Muscular Endurance
-          Flexibility
-          Pola pertahanan
4.      Penutup / penenangan

JUMAT
1.      Pengantar
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Speed play
-          Circuit Weight Training
-          Small set games
-          Control game
4.      Penutup / Diskusi

SABTU
1.      Pengarahan
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Jogging
-          Flexibility
-          Shooting
-          Small set games
4.      Penutup / Penenangan

MINGGU
Tujuan : Pemulihan
Rest Aktif


MAKRO 4 (MIKRO : 15, 16, 17, 18)
Tujuan :
  1. Meningkatkan daya tahan dan kecepatan.
  2. Meningkatkan teknik lanjutan

HARI
JENIS KEGIATAN
KET
SENIN
1.      Pengantar
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti:
-          Jogging
-          Circuit Training
-          Flexibility
-          Game related
-          Game situation
4.      Penutup / Diskusi

SELASA
1.      Pengarahan
2.      Memberikan Pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Speed Play
-          Muscular endurance
-          Menyusun strategi
-          Game related
-          Game situation
4.      Penutup

RABU
1.      Pengarahan
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Fartlek
-          Latihan kecepatan
-          Shooting, passing, dribbling, running with the ball.
-          Pola penyerangan
4.      Penutup / Diskusi

KAMIS
1.      Pengarahan
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Muscular Endurance
-          Speed play
-          Flexibility
-          Menyusun formasi pemain
-          Evaluation
4.      Penutup / Penenangan

JUMAT
1.      Pengarahan
2.      Memberikan Pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Plyometric Exercises
-          Circuit Weight Training
-          Shooting, Rebound
-          Game related
-          Game situation
4.      Penutup / Diskusi

SABTU
1.      Pengarahan
2.      Memberikan Pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Speed Play
-          Flexibility
-          Pola Pertahanan
4.      Penutup / Streching

MINGGU
Tujuan: Pemulihan
Rest Aktif di tempat masing-masing


MAKRO 5 (MIKRO: 19, 20, 21, 22)
Tujuan :
  1. Meningkatkan kekuatan fisik
  2. Meningkatkan teknik dan taktik

HARI
JENIS KEGIATAN
KET
SENIN
1.      Pengarahan
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-        Dribbling, Shooting, Passing dan Controling.
-          Sprint 5 x 30 meter
-          Flexibility
-          Small set games
4.      Penutup / Penerangan

SELASA
1.      Pengantar
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Uji coba dengan tim lemah
-          Jogging
-          Flexibility
4.      Penutup / Diskusi

RABU
1.      Pengarahan
2.      Memberikan Pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Circuit Training
(push-up, squat-jump, sit-up, naik turun bangku)
-          Flexibility
-          Menyusun pola penyerangan
4.      Penutup

KAMIS
1.      Pengantar
2.      Memberikan Pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Fartlek
-          Speed Play
-          Menyusun pola pertahanan
4.      Penutup/Penenangan

JUMAT
1.      Pengarahan
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Passing
-          Dribbling
-          Shooting dan Rebound
-          Small set games
-          Flexibility
4.      Penutup

SABTU
1.      Pengarahan
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Jogging
-          Game ralated
-          Game situasi
4.      Penutup

MINGGU
Pemulihan melakukan Rest Aktif


MAKRO 6 (Mikro 23, 24, 25, 26, 27)
Tujuan :
  1. Meningkatkan persiapan Fisik
  2. Meningkatkan teknik bermain
  3. Meningkatkan mental

HARI
JENIS KEGIATAN
KET
SENIN
1.      Pengantar
2.      Memberikan informasi latihan
3.      Latihan mental
-          Mental Imagency
-          Visualisasi
-          Relaksasi
4.      Penutup

SELASA
1.      Pengarahan
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Speed Play
-          Circuit Training
-          Menyusun pola penyerangan
4.      Penutup / Diskusi

RABU
1.      Pengarahan
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Shooting, Dribling, Passing
-          Flexibility
-          Small set games
4.      Penutup / Penenangan

KAMIS
1.      Pengarahan
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Farflek
-          Small set games
-          Game ralated
-          Game situasi
4.      Penutup

JUMAT
1.      Pengarahan
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti:
-          Game pertahanan dan penyerangan
-          Sprint 4 x 40 meter
4.      Penutup / Penenangan

SABTU
1.      Pengantar
2.      Memberikan Pemanasan 15 menit
3.      Evaluasi
4.      Penutup / Diskusi

MINGGU
Tujuan: Pemulihan
Rest Aktif di tempat masing-masing


MAKRO 7 (Mikro : 28, 29, 30, 31)
Tujuan :
  1. Menyempurnakan kecepatan dan daya tahan
  2. Menyempurnakan Teknik dan Taktik
  3. Meningkatkan Ketahanan Mental
HARI
JENIS KEGIATAN
KET
SENIN
1.      Pengarahan
2.      Memberikan Pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Formasi Pemain
-          variasi Serangan
4.      Penutup

HARI
JENIS KEGIATAN
KET
SELASA
1.      Pengantar
2.      Memberikan Pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Latihan Mental
-          (Mental Imagery, Visualisasi dan Relaksasi)
4.      Penutup/Pengarahan

RABU
1.      Pengantar
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti
-          Formasi Pemain
-          Berbagai serangan dan formasi
-          Shooting
4.      Penutup/Cooling Down

KAMIS
1.      Pengantar
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti
-          Formasi Pertahanan
-          Small set games
-          Flexibility
4.      Penutup/Cooling Down

JUMAT
1.      Pengarahan
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Ujib coba dengan tim sedang
4.      Penutup/pengarahan

SABTU
1.      Pengantar
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Jogging
-          Interval Training
-          Dribbling, Passing, Shooting
4.      Penutup/Diskusi

MINGGU
Tujuan : Pemulihan
Rest di tempat masing-masing


MAKRO 8 (MIKRO : 32, 33, 34, 35)
Tujuan :
  1. Meningkatkan teknik permainan
  2. Meningkatkan keterampilan individu
  3. Meningkatkan ketahanan mental

HARI
JENIS KEGIATAN
KET
SENIN
1.      Pengarahan
2.      Memberikan informasi lanjutan
3.      Latihan Mental
-          Mental Imagery
-          Visualisasi
-          Relaksasi
4.      Penutup

SELASA
1.      Pengantar
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Meningkatkan pemanasan 15 menit
-          Game ralated
-          Flekxiblity
4.      Penutup/Cooling down

RABU
1.      Pengarahan
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Speed play
-          Pola penyerangan
-          Game situasi
4.      Penutup

KAMIS
1.      Pengantar
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Team Deffend fundamental
-          Team offence fundamental
-          Game ralated
4.      Penutup/penenangan

JUMAT
1.      Pengarahan
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          shooting
-          Rebound
-          crossing
-          Flexibility
4.      Penutup

SABTU
1.      Pengantar
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Evaluasi
4.      Penutup/Diskusi

MINGGU
Tujuan : Pemulihan Rest aktif di tempat
               masing-masing


MAKRO 9 (Mikro : 36, 37, 38, 39)
Tujuan :
  1. Mempertahankan fisik
  2. Teknik dan taktik lanjutan
  3. Meningkatkan Mental

HARI
JENIS KEGIATAN
KET
SENIN
1.      Pengantar
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Jogging
-          Latihan kecepatan 5 x 30 menit
-          Bermain
4.      Penutup/Cooling Down

SENIN
1.      Pengarahan
2.      Latihan Mental
-          Mental imagery
-          Visualisasi
-          Meditasi
3.      Penutup

RABU
1.      Pengantar
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Latihan teknik shooting
-          Berbagai variasi serangan
4.      Penutup

KAMIS
1.      Pengantar
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Latihan penyerangan
-          Variasi berbagai serangan
4.      Penutup/Cooling down

JUMAT
1.      Pengantar
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Latihan kecepatan
-          Dribling, Shooting, Passing, Controling
-          Flexibility
4.      Penutup/Diskusi

SABTU
1.      Pengantar
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Game penyerangan dan pertahanan
-          Game ralated
4.      Penutup/Cooling down

MINGGU
Tujuan : Pemulihan
Rest aktif


MAKRO 10 (Mikro : 40, 41, 42, 43, 45)
Tujuan :
  1. Mempertahankan fisik, taktik, teknik
  2. Meningkatkan ketahanan mental

HARI
JENIS KEGIATAN
KET
SENIN
1.      Pengarahan
2.      Latihan Mental
-          Mental Imagery
-          Visualisasi
-          Meditasi
3.      Penutup

SELASA
1.      Pengarahan
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Shooting
-          Game ralated
-          Game situasi
-          Flexibility
4.      Penutup/Diskusi

RABU
1.      Pengantar
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Meningkatkan formasi pertahanan
-          Meningkatkan formasi penyerangan
4.      Penutup/Cooling down

KAMIS
1.      Pengarhaan
2.      Memberikan Pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Game situasi
-          Speed play
4.      Penutup/Penerangan

JUMAT
1.      Pengantar
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Latihan Inti :
-          Latihan pola pertahanan
-          Small set games
-          Shooting
4.      Penutup/Diskus

SABTU
1.      Pengantar
2.      Latihan mental
-          Mental Imagery
-          Visualisasi
-          Relaksasi
3.      Penutup

MINGGU
1.      Pengarahan
2.      Memberikan pemanasan 15 menit
3.      Evaluasi
4.      Penutup/Cooling down


MAKRO 11 (Mikro : 47, 48)
Tujuan :
  1. Mengeluarkan seluruh kemampuan fisik, teknik, taktik serta mental.
  2. Memenangkan pertandingan

HARI
JENIS KEGIATAN
KET
SENIN S/D MINGGU

Mengikuti Pertandingan Utama


MAKRO 12 (Mikro: 49, 50, 51, 52)
Tujuan :
  1. Regenerasi fisik dan mental
  2. Untuk memperoleh kegembiraan

HARI
JENIS KEGIATAN
KET
SENIN S/D MINGGU
Mengikuti Acara Transisi
-         Transisi
-         General Endurance
-         General Strength
-         Rekreasi/Berlibur
-         Massage
-         Bermain Ringan




Sumber:
  • Bompa, T.O. & Haff, G.G. 2009. Periodization: theory and methodology of training. 5th ed. ed. the United States of America: Human Kinetics.
  • Kenney, W., Wilmore, J. & Costil, D. 2012. Physiology of Sport and Exercise 5th edition. Human Kinetics.
  • Laursen, P. & Buchheit, M. 2019. Science and application of high-intensity interval training: solutions to the programming puzzle. Human Kinetics. the United States of Amer i ca: Human Kinetics.
  • Martens, R. 2012. Successful Coaching. IV ed. Developing Your Coaching Philosophy. Human Kinetics.
  • Martin, L. 2016. Sports Performance Measurement and Analytics. New Jersey: Pearson Education, Inc.
  • Singer, Robert N. Motor Learning and Human Performance: An Application to Motor Skill and Movement Behavior. New York: Macmillan Publishing Co. Inc, 1980

MOTOR LEARNING

MOTOR LEARNING 🎯Olahraga dalam pendidikan merupakan kegiatan belajar yang dapat menghasilkan kemampuan, keterampilan, atau keahlian gerak d...

OnClickAntiAd-Block