π PENGANTAR STATISTIK π
πDefinisi Statistik
πSecara etimologis, kata “statistik” yaitu “status” (Latin), “staat” (belanda) yang berarti Negara (Pandriadi et al., 2021). “Statisticum collegiums” (Latin modern) yang berarti dewan negara dan “statista” (Italia) yang berarti negarawan atau politikus. Sir John Sinclair memperkenalkan nama “statistics” ke dalam bahasa Inggris (Mahendra & Parmithi, 2023).
πAwalnya, istilah “statistik” dipakai untuk hal-hal yang berhubungan dengan urusan negara. Bayangkan seperti buku catatan besar milik pemerintah. Di dalamnya mereka menulis berapa jumlah penduduk pada tahun tertentu, berapa pajak yang berhasil dikumpulkan, sampai berapa banyak uang yang keluar untuk membayar gaji para guru (Elisabet Siahaan, 2023). Jadi, fungsi utamanya dulu adalah sebagai alat pencatat kegiatan negara agar semuanya bisa terpantau dengan rapi.
πMenurut Griffiths 2009, Statistik adalah kumpulan angka-angka yang menggambarkan fakta-fakta dan menyusunnya menjadi bentuk yang sangat bermakna dan mengambil kesimpulan dari data tersebut (Gunawan, 2015).
πStatistik itu sebenarnya semacam “ilmu mengatur cerita angka.” Statistik mengajarkan kita bagaimana merencanakan sebuah penelitian, lalu mengumpulkan data dari lapangan. Setelah itu, data yang terkumpul tidak dibiarkan berantakan, tapi diklasifikasikan, diringkas, dan ditafsirkan supaya mudah dipahami (Pelham, 2023). Hasilnya kemudian disajikan dalam bentuk yang jelas, bisa dalam bentuk tabel, grafik, atau uraian sederhana agar supaya kita bisa melihat keadaan dengan lebih terang. Kemudian dari gambaran yang rapi itu, orang bisa mengambil keputusan yang lebih tepat.
πJadi, bayangkan statistik seperti seorang pemandu yang membantu kita mengubah tumpukan angka menjadi cerita yang bisa dimengerti dan dipakai untuk menentukan langkah selanjutnya.
πFungsi Statistik
πSecara umum fungsi statistik sebagai berikut:
- Mengumpulkan data πMenghimpun informasi melalui observasi, wawancara, angket, tes, atau dokumentasi.
- Mengolah data π Menyusun dan mengelompokkan data agar mudah dipahami.
- Menyajikan data πMenampilkan data dalam bentuk tabel, grafik, diagram, atau persentase.
- Mendeskripsikan data πMenggambarkan karakteristik data melalui nilai rata-rata (mean), median, modus, dan standar deviasi.
- Menganalisis data πMengetahui pola, hubungan, perbedaan, atau pengaruh antarvariabel.
- Menguji hipotesis π Menguji dugaan penelitian berdasarkan data yang dikumpulkan.
- Menarik kesimpulan πMembantu peneliti membuat kesimpulan berdasarkan hasil analisis.
- Membuat prediksi πMemperkirakan kecenderungan atau kejadian berdasarkan data yang tersedia.
- Mendukung pengambilan keputusan πMenyediakan dasar yang objektif untuk menentukan kebijakan atau Tindakan (Rychlik, 2012)
πJadi, secara singkat, statistik itu bukan sekadar angka, tapi sebuah alat yang membantu kita menyimpan, memeriksa, menganalisis, dan menggunakan data untuk memahami keadaan serta menentukan pilihan terbaik. Adapun fungsi statistik dapat digambarkan juga sebagai berikut (Cohen, 2002):
- Sebagai Bank DataπBayangkan statistik seperti sebuah gudang besar tempat menyimpan berbagai informasi. Data dikumpulkan, lalu diolah dan ditafsirkan supaya bisa dipakai untuk menjelaskan keadaan yang ingin diketahui.
- Sebagai Alat Quality Control πStatistik juga berperan seperti “penjaga mutu.” Ia membantu memastikan apakah suatu proses atau hasil sudah sesuai standar atau masih perlu diperbaiki.
- Sebagai Alat Analisis πDi sini statistik berfungsi sebagai “pisau analisis.” Dengan metode tertentu, kita bisa membedah data untuk menemukan pola, hubungan, atau makna yang tersembunyi.
- Sebagai Pemecah Masalah dan Dasar Keputusan πStatistik akhirnya menjadi “kompas” yang menuntun arah. Dari data yang sudah dianalisis, kita bisa mengambil keputusan, menetapkan kebijakan, atau menentukan langkah berikutnya dengan lebih percaya diri.
πRuang Lingkup Statistik
πΎRuang lingkup statistik yang mulanya hanya menyangkut urusan pemerintahan atau negara, sekarang sudah berkembang luas kebidang-bidang lain seperti Pertanian, Biologi, Bisnis, Kimia, Komunika, Ekonomi, Pendidikan, Elektronik, Kedokteran, Fisika, Ilmu Politik, Psikologi, Sosiologi, dan sejumlah bidang ilmu lain dan rekayasa (Wahyuning, 2021).
πΎSecara umum, ruang lingkup statistik dibagi menjadi dua bagian utama, yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial (Wild et al., 2017):
1. Statistik Deskriptif π«
Statistik deskriptif yaitu statistik yang digunakan hanya untuk menggambarkan atau menganalisis suatu hasil penelitian tanpa melakukan generalisasi/inferensi (Roy, 1967). Statistik deskriptif menggunakan metode numerik dan grafik untuk mencari pola dalam suatu kumpulan data, meringkas informasi yang terkandung dalam kumpulan data, dan menghadirkan informasi dalam bentuk yang diinginkan (Sulistiyowati & Astuti, 2016)
2. Statistik Inferensial π«
Statistik inferensial yaitu statistik yang mempelajari atau mempersiapkan tata cara penarikan kesimpulan mengenai karakteristik populasi, berdasarkan data kuantitatif yang diperoleh dari sampel penelitian (Ananda & Fadhli, 2018). Statistik inferensial dapat digolongkan menjadi dua, yaitu: statistik parametrik dan statistik non parametrik (Mahendra & Parmithi, 2023).
a) Statistik Parametrik π
Teknik analisis data yang menghendaki asumsi atau pengujian karakteristik populasi, seperti normalitas distribusi, dan homogenitas data. Parametrik itu seperti main dengan aturan resmi yang ketat. Statistik parametrik itu ibarat aturan main yang mengharuskan kita memeriksa dulu kondisi “lapangan” sebelum bermain. Misalnya, apakah data yang kita punya menyebar secara normal (normalitas distribusi) dan apakah kelompok datanya seragam (homogenitas). Jadi, teknik ini butuh asumsi tertentu tentang populasi sebelum dipakai.
b) Statistik Non Parametrik π
Teknik analisis data kuantitatif yang tidak menghendaki pengujian karakteristik populasi. Non-parametrik lebih fleksibel, bisa dipakai meski kondisi datanya tidak memenuhi syarat khusus. Statistik non-parametrik lebih santai. statistik non-parametrik tidak terlalu peduli apakah data mengikuti aturan distribusi tertentu atau tidak (Langelaan & de Jonge, 2004). Artinya, kita bisa tetap menganalisis data tanpa harus memastikan dulu karakteristik populasi.
ππ»Daftar Pustaka:
ππAnanda, R., & Fadhli, M. (2018). Statistik Pendidikan (Teori Dan Praktik Dalam Pendidikan). CV. Widya Puspita.
ππCohen, E. G. D. (2002). Statistics and dynamics. Physica A: Statistical Mechanics and its Applications, 305(1–2), 19–26. https://doi.org/10.1016/S0378-4371(01)00634-3
ππElisabet Siahaan. (2023). Statistika Penelitian. USUpress. https://d1wqtxts1xzle7.cloudfront.net/62615506/TEKNIK_ANALISIS_DATA_PENELITIAN_KUANTITATIF20200331-52854-1ovrwlw-libre.pdf?1585939192
ππGunawan, Muhammad Ali. (2015). Statistik Penelitian Bidang Pendidikan, Psikologi dan Sosial.
ππLangelaan, S., & de Jonge, J. (2004). Research Methods and Statistics in Psychology. In Gedrag & Organisatie (Vol. 17, Nomor 4). https://doi.org/10.5117/2004.017.004.005
ππMahendra, I. W. E., & Parmithi, N. N. (2023). Statistik Dasar dalam Penelitian Pendidikan: Vol. 15,5x23cm (Nomor May). PΓRAMITA.
ππPandriadi, Harling, V. N. Van, Wahab, A., Vaulina, S., Sutjiningtyas, S., Ningsih, E. K., & Setyono, B. D. H. (2021). STATISTIKA DASAR (S. Shandy (ed.)). Widina Media Utama.
ππPelham, B. W. (2023). A Review of Basic Statistical Concepts. Intermediate Statistics: A Conceptual Course, 1–44. https://doi.org/10.4135/9781071909836.n1
ππRoy, R. (1967). Principles of Statistics. In Technometrics (Vol. 9, Nomor 4). Courier Corporation. https://doi.org/10.1080/00401706.1967.10490521
ππRychlik, T. (2012). Projecting statistical functionals. Springer Science & Business Media. https://books.google.co.id/books?id=pP6SjwEACAAJ
ππSulistiyowati, W., & Astuti, C. C. (2016). BUKU AJAR STATISTIKA DASAR. UMSIDA PRESS.
ππWahyuning, S. (2021). Dasar-Dasar Statistik. Yayasan Prima Agus Teknik. https://digilib.stekom.ac.id/assets/dokumen/ebook/feb
ππWild, C. J., Utts, J. M., & Horton, N. J. (2017). What is statistics? In International handbook of research in statistics education (hal. 5–36). Springer.
No comments:
Post a Comment